Tips Konversi Tabel I-O

Tabel Input-Output (Tabel I-O) adalah suatu uraian statistik dalam bentuk matriks baris dan kolom yang menggambarkan transaksi barang dan jasa serta keterkaitan antara suatu sektor dengan sektor lainnya. Besarnya ketergantungan suatu sektor tertentu terhadap sektor yang lain ditentukan oleh input yang digunakan dalam proses produksi  maupun besarnya output yang dialokasikan untuk memenuhi permintaan antara  dan permintaan akhir. Dengan demikian pengembangan suatu sektor tidak akan tercapai apabila tidak di dukung oleh sektor lain.

Seringkali kita mesti melakukan konversi tabel I-O dari klasifikasi sektor yang banyak menjadi klasifikasi sektor yang lebih sedikit. Misalnya dari 175 sektor/komoditas menjadi 35 sektor/komoditas. Berikut ini kita akan pelajari tips konversinya dengan memanfaatkan Microsoft Excel 2007.

Kita akan bekerja dengan 3 sheet berikut ini :

  1. Data Asli à tabel input output yang masih asli, belum diubah-ubah
  2. Pedoman Konversi à tabel pasangan konversi yang akan dilakukan dari m sektor menjadi n sektor
  3. Tahap 1 à tabel hasil konversi untuk agregasi baris, diperoleh dari mengcopy sheet Data Asli
  4. Tahap 2 à tabel hasil konversi untuk agregasi kolom, diperoleh dari mengcopy sheet Tahap 1 yang sudah selesai

Kerangka umum Tabel I-O  terdiri atas 4 kuadran yaitu:

Kuadran I  : Menunjukkan arus barang dan jasa yang dihasilkan  dan digunakan oleh sektor-sektor ekonomi dalam proses produksi. Transaksi yang terjadi pada kuadran I  lebih dikenal sebagai transaksi antara (intermediate transaction).

Kuadran II: Menunjukkan permintaan akhir (final demand) dan impor, serta menggambarkan penyediaan barang dan jasa. permintanaan akhir terdiri atas konsumsi rumahtangga, konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto,  perubahan stok, dan ekspor.

Kuadran III: menunjukan input primer sektor-sektor produksi berupa upah/gaji, surplus usaha, penyusutan, dan pajak tidak langsung neto.

Kuadran IV: memperlihatkan input primer yang langsung didistribusikan ke sektor-sektor permintaan akhir. Informasi ini digunakan dalam Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE). Dalam penyusunan Tabel I-O  kuadran ini tidak disajikan.

Berikut ini langkah yang perlu kita lakukan:

Membuat Tahap 1 (Agregasi Baris)

–          Copy kan sheet Data Asli dan hapus saja dulu rincian nama sektor agar tidak membingungkan

–          Delete baris terbawah sektor, di atas baris kode 190 (jumlah input antara), sebanyak (m-n)baris dimulai dari baris ke-(n+1) sampai baris di atas kode 190.

–          Copy kan seluruh baris kuadran II (mulai dari kode 190 sampai 210) dari sheet Data Asli dan paste special > value and number format ke kuadran II di sheet Tahap 1

–          Blok semua isian mulai dari kolom konversi ke kanan sampai seluruh kolom dan ke bawah sebanyak n sektor.

–          Pilih menu Data > Consolidate

Function : Sum

Reference : Blok semua isian pada sheet Data Asli mulai dari kolom konversi ke kanan sampai seluruh kolom dan ke bawah sebanyak m sektor

Use labels in : Left column

Urutkan isian bar

2 responses to this post.

  1. nice article

    Balas

  2. Posted by Agus on Mei 4, 2014 at 10:33 am

    masih gak ngerti mas, bikin contoh dong

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: