Transfer File Antar Komputer Linux secara Aman

Hari ini pusing, aku nggak bawa flashdisk. Padahal barang yang satu ini adalah andalanku untuk ngopi file dari satu komputer ke komputer lain. Maklum saja, terbiasa di Windows enak, jadinya keenakan. Kalau di Windows, asal saling terkoneksi kita bisa mudah share file itu. Atau kalau perlu akses komputernya sekalian secara remote. Tapi maklum sebagai newbie tentang networking di Linux, lumayan gelagapan juga kalau gak bawa flashdisk begini. Alhamdulillah ternyata di Linux justru malah lebih gampang. Sangat simple.

Menurut Wikipedia, definisi resminya adalah:

In computing, the SSH File Transfer Protocol (sometimes called Secure File Transfer Protocol or SFTP) is a network protocol that provides file transfer and manipulation functionality over any reliable data stream. It is typically used with version two of the SSH protocol (TCP port 22) to provide secure file transfer, but is intended to be usable with other protocols as well.

Ini langkah-langkahnya:

1. Kita manfaatkan protokol SFTP (Secure File Transfer Protocol). Langsung buka shell. (apapun shellnya, aku pakai bash).

2. Masuk sebagai root, dengan perintah “

su

“. Lalu masukkan passwordnya.

3. Ketik command “

sftp nama_user@nomor_ip_tujuan 

“. Contohnya : “

sftp root@10.6.33.120

“. Masukkan password kalau diminta. Atau kalau mau akses tanpa password, masuk saja sebagai user lainnya. Contohnya “

sftp arie@10.6.33.120

“.

4. Sip. Sudah terkoneksi melalui protokol SFTP yang super aman. Tinggal menuju direktori tempat file yang akan diambil. Sama seperti biasa, gunakan command “cd”, “ls”, “ls -l”, dsb. Contoh: “

cd /home/arie

” Terus “ls -l”. Jangan lupa kalau shell yang mengakses dengan SFTP, kita tidak bisa memakai tombol Tab untuk melengkapi command secara otomatis, jadi yang sabar ketik satu-satu.

5. Kalau sudah ketemu lokasi filenya,

  • Untuk mengambil file

gunakan command “get nama_file”. Contohnya “

get free.pdf

“.

atau command “mget nama_file”. Contohnya “

mget free.pdf

“.

bisa juga mengambil beberapa file sekaligus, misalnya “

get my*

“, akan mengambil semua file yang berawalan ‘my’.

Nantinya semua file yang diambil akan disimpan di direktori di komputer kita yang aktif saat melakukan akses sftp.

  • Untuk mengirim file

gunakan command “put nama_file”. Contohnya “

put free.pdf

“.

File yang dikirim akan diambil dari direktori di komputer kita yang aktif saat melakukan akses sftp.

6. Selesai.

3 responses to this post.

  1. postingannya keren mas… bener2 membantu saya nich…
    klu g keberatan, ditunggu komentar baliknya…
    sebelumnya, makasih ya…..

    sama-sama mas,,, seneng nih bisa membantu… keep blogwalking aja mas di sini ya….

    Balas

  2. Posted by banoe on Juli 31, 2012 at 1:55 am

    terimakasih sangat membantu blog nya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: