Mengatur Setting Virtual Memory

Virtual memory adalah istilah lain di Windows untuk pagefile, merupakan bagian dari harddisk yang dimanfaatkan sebagai RAM di saat RAM sedang full. Atau dengan kata lain memory yang dapat dibuat oleh user (pengguna komputer), yang digunakan oleh aplikasi untuk menggunakan sebagian dari memori sekunder seolah-olah ia menggunakannya sebagai RAM fisik. Sudah banyak sih sebenarnya artikel yang membahas ini. Tapi masih ada aja yang nanya hal seperti ini. Jadi lebih baik ‘dokumentasikan aja (TM)‘.
Pernah dapat warning dari Windows seperti ini ‘Virtual memory is low‘? Berarti kita perlu setting ulang virtual memorynya.
Caranya simpel banget :
1. Login sebagai Administrator.
2. Jangan lupa, kalau menggunakan DeepFreeze,dsb matikan dulu.
3. Masuk ke System Properties lewat klik kanan My Computer, pilih tab Advanced > Performane > Settings > Advanced > Virtual Memory > Change.
4. Sudah masuk sekarang ke pengaturan virtual memory. Oke, ada daftar drive yang sedang aktif. Sekarang atur masing-masing drive sebagai berikut :
– Untuk drive C pilih custom size, isikan initial size dengan angka sebesar 1,5 kali ukuran RAM.
Maximum size sebesar 3 kali ukuran RAM.
– Untuk drive lainnya pilih saja System managed size.
Setiap selesai di tiap drive, klik Set. Isian dalam MegaByte(MB).
5. Setelah selesai Klik OK dan restart komputernya.
6. Selesai….😀

One response to this post.

  1. coba tipsnya ah

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: