Membuat Email yang Rapi untuk Pelanggan Milis

Bagi kita email sudah bukan lagi barang aneh atau keren lagi. Di mana-mana ada warnet. Termasuk di kampus ada Pusyanet(lumayan walaupun lemot bgt..). Beda dengan kondisi saat masih 8 tahun lalu. Apalagi
inget kalau pas SMA kelas 1, pernah punya kisah memalukan. Dasar bocah ndeso, dari kota kecil Ngawi, saya menuntut ilmu di SMA Negeri 1 Yogyakarta. Bertemu mewahnya kehidupan kota dengan seabrek
teknologinya. Waktu itu terbengong-bengong saat diajak ke warnet, diberitau cara browsing, apa itu email, dsb. Kesenengan tau asyiknya punya email (walaupun belum ada yang ngisi inboxnya..). Sampai punya
banyak account di yahoomail, bolehmail, lovemail, plasa, lycos, dsb. Tapi tetap gak ada satupun isi inboxnya kecuali ‘Welcome to Yahoo Mail Service’ hehe..
Kemudian berkenalan dengan milis. Waktu itu bergabung milis olimpiade kimia. Tak dinyana, email saya meledak (overload) karena setiap hari menerima 200 email (yang tak satupun buat saya). Account itupun diblok oleh Yahoo karena layanan email gratis masih dalam kisaran di bawah 100 MB. Tak bisa diakses. Tamat sudah riwayatnya. Tapi tenang, masihada 3 account lain, hehe.. Akhirnya mulai tau efek dari ikut milis.
Walaupun tetap kecanduan, karena pertama banyak ilmunya dan sekarang gak perlu kawatir dengan kapasitas email lagi (4GB di GMail gitu lho). Identifikasi masalahnya, selama ini kita yang berlangganan milis
(apalagi sampai 20 milis seperti saya) setiap hari bisa menerima 400 email berbeda dari bermacam-macam milis. Berantakan sekali. Susah memilah email ini dari milis mana, penting gak, dsb. Jadi tujuan
penulisan artikel ini (hihi..) adalah bagaimana mengatur email-email yang masuk dari bermacam-macam milis ke folder-folder sesuai topik milisnya. Dan membuat otomatisasi agar setiap email masuk langsung
menuju folder yang sesuai tanpa masuk inbox. Jadi inbox isinya cuma email yang benar-benar bukan dari milis. Begitu.

Jadi intinya pada artikel ini yang dibahas baru khusus untuk pengguna account Yahoo!Mail atau GMail. Alasannya ya karena sepertinya kebanyakan pake itu kan. Ini trik-triknya.
Untuk Yahoo!Mail:
1) Klik link ‘tambah folder’ di sebelah kiri atas. Beri nama yang unik sesuai nama/topik milisnya. Ini nanti akan menampung email-email dari milis tersebut. Misalnya buat folder ‘Komputasi46’ untuk menampung

email dari milis ini.. Tujuan pertama terpecahkan. ..
2) Klik link ‘Opsi’ di sebelah kanan atas. Pilih perintah ‘Filter’ di sebelah kanan. Pilih ‘Tambah’. Beri nama filter yang unik, bagusnya sama dengan nama milis atau yang mudah diingat. Tambahkan pengaturan.
Biasanya tiap milis punya identitas sendiri. Misalnya milis ini topiknya selalu mengandung kata [komputasi46] . Atau milis PHP Indonesia punya topik berawalan [KPHPI]. Begitu seterusnya.. . Nah,
pilih pencirian ini untuk pengaturannya. Atau bisa juga misalnya kita sering dapat email dari Software tertentu karena kita pakai versi trialnya (hehe salah siapa gak pakai yang free). Kasus seperti ini
berarti kita buat pengaturannya menurut pengirimnya. Kemudian pilih folder yang dituju. Lalu klik Tambah Filter. Selesai…
Naa, bagaimana dengan yang sudah terlanjur berantakan? Sayangnya YahooMail belum memfasilitasi ini, beda dengan GMail. Jadi caranya, bisa manual satu-satu atau pakai saja fasilitas pencarian emailnya.

Untuk GMail:
1)Prosesnya gak terlalu jauh berbeda. Cuma folder di GMail diberi nama Label. Pilih perintah edit label di sebelah kiri. Lalu Buat label baru.

2)Buat filternya tinggal klik saja tab di sebelah tab LAbel. Buat filter baru. Prinsipnya sama dengan Yahoo, tapi lihat ada yang keren dari GMAil, yaitu uji pencarian. Klik langkah berikutnya. Naa, saat menerapkan filter, pilih juga opsi untuk menerapkan filter pada email-email hasil pencarian tadi. Selesai…

Mmmm… kelebihan metode ini yaitu sudah diuji coba berkali-kali di banyak kesempatan dan semuanya oke. Berarti memang untuk bahasa kasarnya fasilitas YahooMail dan GMAil ini belum ditemukan bug-nya. Sudah berjalan sebagaimana mestinya. Great. Kelemahannya, khusus untuk YahooMail belum ada integrasi pencarian email yang sudah terlanjur berantakan tadi.

Kesimpulannya, artikel ini sudah menjawab dua tujuan penulisan tadi. Maksa banget.🙂
Saran, sepertinya perlu dicoba untuk layanan email lain seperti Plasa (hari gini pakai plasa), atau email aneh lain cthnya Racemail (sepertinya cuma Indro dan saya yang makai di sini, di komputasi46 maksudnya). Atau mailhost bps, hehe
Oya mohon maaf sebelumnya kalau sudah banyak yang tau.. Soalnya ada beberapa permintaan penulisan artikel ini dari beberapa teman-teman terbaik saya (terima kasih telah mau menganggap saya teman… hehe).

–ikatlah ilmu dengan menuliskannya- –

iya kan?…

2 responses to this post.

  1. Posted by admin on November 26, 2008 at 4:02 am

    keren euy, makasih mas pencerahannya

    Balas

  2. Posted by cah ngawi on November 26, 2008 at 4:04 am

    mantaf sekali, makasih…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: